RESUME PKKMB UNUSA 2025 DAY 1
1. KEHIDUPAN BERBANGSA, BERNEGARA, JATI DIRI BANGSA DAN PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA
Mencakup pemahaman akan hak dan kewajiban warga negara serta pengalaman nilai-nilai dan UUD 1945 jati diri bangsa merupakan identitas unik indonesia yang lahir dari sejarah dan kebhinekaan. sedangkan pembinaan kesadaran bela negara adalah proses menanamkan sikap dan perilaku cinta tanah air, rela berkorban, dan kemampuan untuk melindungi kedaulatan negara yang diwujudkan melalui pendidikan, latihan serta partisipasi aktif dalam menjaga keutuhan NKRI
1. KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Kehidupan berbangsa dan bernegara adalah interaksi antar individu dalam suatu negara yang didasarkan pada nilai-nilai luhur yang disepakati bersama seperti Pancasila dan UUD 1945
2. JATI DIRI BANGSA
Jati diri bangsa adalah ciri khas kepribadian dan identitas unik yang melekat pada suatu bangsa yang terbentuk dari nilai-nilai luhur sejarah dan budaya
3. PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA
Menumbuhkan sikap dan perilaku warga negara dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa melalui kesadaran akan hak dan kewajiban
2. PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN KESEJAHTERAAN MAHASISWA
Penguatan literasi keuangan untuk mahasiswa mencakup manajemen keuangan pribadi yaitu pemahaman dan praktik pengelola dan pendapatan pengeluaran, membuat anggaran serta menyusun dana darurat, selain itu juga mencakup literasi investasi untuk memahami berbagai jenis investasi dan resikonya, serta manajemen resiko untuk menghindari jeratan hutang dan penggunaan teknologi keuangan yang bijak.
tujuan akhirnya dalah meningkatkan kesejahteraan mahasiswa agar dapat membuat keputusan keuangan yang tepat dan meraih tujuan finansial. Literasi keuangan yang kuat merupakan fondasi krusial bagi kesejahteraan mahasiswa, tidak hanya selama masa kuliah tetapi juga jauh setelahnya. Berikut adalah pembahasan komprehensif mengenai pentingnya, strategi penguatan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan mahasiswa.
SUMBER PENDAPATAN PENSIUNAN TERBESAR DI INDONESIA
- Bekerja atau usaha : 5,389,549 (38,2%)
- Dana pensiun/jaminan : 1,388,152 (9,8%)
- Tabungan : 46, 270 (0,3%)
- Surat hutang obligasi : 13,950 (0,09%)
- Suami istri : 1,185,397 (8,4%)
- Anak atau menantu : 5,582,166 (39,6%)
- Saudara atau family : 417, 085 (2,9%)
- Orang lain : 90,261 (0,6%)
- Totak responden : 14,112,830 (100%)
umur yang harus diperhatikan dalam pengeluaran keuangan untuk kedepannya :
- 0-21 KETERGANTUNGAN FINANSIAL
masih sangat bergantung dengan orang tua karena masih belum memiliki pemikiran untuk kerdepannya, mentalnya belum terlalu kuat, belum memikirkan penguatan keuangan untuk kedepannya.
- 23-35 PMBELAJARAN FINANSIAL
Pendapatan pertama dalam bekerja dan belajar mengelola keuangan dengan benar.
- 35-55 MASA PRODUKTIF
Situasi yang harus disiapkan untuk kedepannya dimasa pensiunan agar nanti mempunyai keuangan yang baik dan benar.
3. SISTEM PENDIDIDIKAN TINGGI DI UNUSA
Afiliasi: UNUSA adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Nilai-nilai ke-NU-an (moderasi, toleransi, kearifan lokal) menjadi dasar pengembangan keilmuan dan karakter. Visi & Misi: Umumnya fokus pada mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dengan memadukan keilmuan universal dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja). Status: Terakreditasi oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).
2. Struktur Akademik
Fakultas dan Program Studi: UNUSA menyelenggarakan pendidikan melalui berbagai fakultas. Contoh program studi yang umumnya ada (perlu dicek di website resmi untuk update): Fakultas Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter, Profesi Dokter. Fakultas Kesehatan Masyarakat: S1 Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan: S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Kebidanan, Profesi Ners. Fakultas Sains dan Teknologi: S1 Teknik Informatika, S1 Biologi Fakultas Ekonomi dan Bisnis: S1 Manajemen, S1 Akuntansi. Fakultas Agama Islam: S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Ekonomi Syariah, S1 Perbankan Syariah. Fakultas Psikologi: S1 Psikologi. Fakultas Hukum: S1 Ilmu Hukum. Jenjang Pendidikan: Menawarkan program:Sarjana (S1): Durasi 4 tahun (8 semester). Profesi: Untuk bidang kesehatan (Dokter, Ners, Apoteker) setelah S1. Diploma (D3): Durasi 3 tahun (6 semester), misalnya D3 Kebidanan.
3. Sistem Pembelajaran
Sistem Kredit Semester (SKS): Sistem utama di UNUSA, sesuai standar nasional. 1 SKS: Setara dengan 50 menit aktivitas per minggu selama 1 semester (16 minggu), mencakup tatap muka, tugas, ujian, dan studi mandiri. Beban Studi: Rata-rata 20-24 SKS per semester untuk S1. Kurikulum
Kurikulum Nasional: Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Kurikulum Khas UNUSA: Mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an (misal: mata kuliah Ke-NU-an, Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam dengan perspektif Aswaja) ke dalam berbagai program studi, termasuk non-keagamaan.
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM): Implementasi program pemerintah untuk fleksibilitas pembelajaran (magang, pertukaran pelajar, proyek di desa, dll).
Metode Pembelajaran: Kombinasi:
Tatap Muka (Offline): Kuliah, praktikum (khususnya kesehatan), diskusi.
Blended Learning: Perpaduan offline dan online (menggunakan LMS seperti Moodle, Google Classroom, atau platform UNUSA).
Student-Centered Learning: Mendorong partisipasi aktif mahasiswa, diskusi, presentasi, dan penelitian sederhana.
Penilaian: Berdasarkan:
UTS (Ujian Tengah Semester)
UAS (Ujian Akhir Semester)
Tugas Individu/Kelompok
Kehadiran & Partisipasi
Praktikum/Projek
Indeks Prestasi (IP): Skala 0.00 - 4.00.
4. Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru
Jalur Pendaftaran: Umumnya mencakup:
Jalur Prestasi/Akademik: Bagi siswa dengan nilai rapor/UN yang tinggi. Jalur Ujian Mandiri (UM-UNUSA): Tes tertulis (biasanya TPA, Tes Potensi Akademik, dan Tes Bidang Studi) yang diselenggarakan UNUSA. Jalur SPAN-PTKIN: Seleksi bersama masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (diikuti beberapa PTKIN dan PTS Islam seperti UNUSA). Jalur UM-PTKIN: Ujian masuk bersama PT Islam (serupa SPAN-PTKIN). Jalur Hafidz/Hafidzah: Khusus untuk penghafal Al-Qur'an (biasanya ada kuota khusus).
Persyaratan Umum: Lulus SMA/SMK/MA/Sederajat. Memenuhi nilai rata-rata yang ditentukan (tergantung jalur). Surat keterangan sehat (khusus untuk prodi kesehatan). Pas foto, ijazah/transkrip nilai (legalisir), dll.
5. Sistem Penjaminan Mutu
Akreditasi: Program studi dan institusi diakreditasi oleh BAN-PT. Peringkat akreditasi (Unggul, A, B, C) menjadi indikator kualitas. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI): UNUSA memiliki sistem untuk memastikan mutu: Evaluasi Kurikulum: Rutin dilakukan penyesuaian. Evaluasi Pembelajaran: Melalui kuisioner mahasiswa, evaluasi dosen. Audit Mutu Internal: Dilakukan oleh unit penjaminan mutu universitas. Pelaksanaan Standar: Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan SN-DIKTI. Tracer Study: Melacak lulusan untuk mengetahui relevansi kurikulum dengan dunia kerja dan kepuasan pengguna lulusan.
6. Layanan Mahasiswa & Fasilitas
Layanan Akademik: Biro Administrasi Akademik (BAA), sistem informasi akademik online (untuk KRS, nilai, jadwal, keuangan). Layanan Kemahasiswaan: Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimbingan konseling, beasiswa, aktivitas ormawa/UKM, pengembangan softskill). Perpustakaan: Fisik dan digital (e-journal, e-book). Laboratorium: Lab praktikum (khususnya untuk prodi kesehatan, sains, teknologi), lab komputer, lab bahasa. Fasilitas Umum: Ruang kelas ber-AC, masjid/kampus musholla, wifi area, kantin, area parkir, fasilitas olahraga. Rumah Sakit Pendidikan: Untuk prodi kesehatan (biasanya bekerjasama dengan RS NU atau RS lain di Surabaya).
7. Biaya Pendidikan
Komponen Biaya: Umumnya terdiri dari: SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan): Dibayar sekali di awal masuk (bisa dicicil). SPP Tetap/SPP Variabel: Dibayar per semester (besarnya tergantung program studi dan jenjang). Biaya Praktikum/Keterampilan: Khusus prodi tertentu (kedokteran, keperawatan, farmasi, dll). Biaya Registrasi & Kegiatan Mahasiswa. Kemudahan Pembayaran: Biasanya tersedia cicilan dan beasiswa (Beasiswa Prestasi, Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Bidikmisi (KIP Kuliah), Beasiswa dari Yayasan/Lembaga, dll).
8. Karakteristik Khas UNUSA
Penguatan Nilai Aswaja: Integrasi nilai Islam moderat, toleran, dan berbasis kearifan lokal dalam semua aspek akademik dan non-akademik. Fokus pada Kesehatan: Memiliki fakultas/prodi kesehatan yang kuat (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi) dengan fasilitas pendukung. Keterlibatan dalam Masyarakat: Mendorong mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat (KKN) yang berbasis pada nilai-nilai sosial-keagamaan. Lingkungan Kampus Religius: Atmosfer Islami dengan kegiatan keagamaan rutin (pengajian, dll) yang terbuka dan inklusif.
Kesimpulan
Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA mengikuti kerangka standar nasional Indonesia (SKS, SN-DIKTI, KKNI, BAN-PT) namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an ke dalam kurikulum, lingkungan kampus, dan pengembangan karakter mahasiswa. UNUSA menawarkan berbagai program studi, dengan keunggulan khusus di bidang kesehatan dan keagamaan, didukung oleh fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap penjaminan mutu. Sistem penerimaan mahasiswa beragam dengan kemudahan biaya melalui beasiswa.
4. STRATEGI MENUMBUHKAN CRITICAL THINKING ABILITY UNTUK MENEMUKAN SOLUSI TERBAIK
Untut menumbuhkan kemampuan berpikir kritis demi menemukan solusi terbaik, bisa mengembangkan kebiasaan bertanya, membaca dan riset dari berbagai sumber, menganalisis dan mengevaluasi informasi serta argumen. terlibat dalam distusi dan debat. serta melatih diri dengan permainan logita atau menganalisis kasus.
1. mengembangkan kebiasaan bertanya
Ajukan Pertanyaan "mengapa?" dan "bagaimana?"
Jangan langsung menerima informasi begitu saja
Pertanyakan alasan dibalik suatu pernyataan, dampaknya dan bagaimana sesuatu itu bekerja.
2. Memperluas wawasan dengan membaca riset
Baca dari berbagai sumber:
konsumsi buku, artirel atau riset dari berbagai sudut pandang untuk memahami isu secara lebih Objektif dan komprehensif
3. Menganalisis dan mengevaluasi In formasi evaluasi bukti dan argumen:
Analisis apakah data yang disajican valid dan apakah argumen yang disamparkan logis dan kuat.
Facebook: https://www.facebook.com/unusaofficialfb
Instagram : https://www.instagram.com/unusa official/
Youtube : https://www.youtube.com/@unusa official
Twitter (X): https://x.com/unusa official?lang=en
Tiktok: https://www.tiktok.com/@unusa_official
Komentar
Posting Komentar